Indonesia’s Legendary DIY Power Amplifier (150W OCL Amplifier)

150W OCL STEREO AMPLIFIER

Of course this paper is not based on scientific research, but only my personal view because I often find this amplifier schematics and kits in electronics stores in Indonesia not only in Jakarta.

This is not a sophisticated amplifier, but a simple amplifier with a pretty good performance. This amplifier has been there long before I knew about electronics. You can find this kit in all corners of  Indonesia with many version. It is well known as the simple amplifier kit that many people have build it in Indonesia. Many amateur and professional builders who are very good at making these amplifiers.  They modify it to get big power and hold amplifiers are used for many hours. Even myself have several times made ​​this amplifier for many purposes and request from friends.

Amplifier is used for amateur and professional music concerts. Dangdut concert held in the usual entertainment events and weddings mostly use this DIY amplifier. The art show and shadow puppets also use this amplifier.

On the basis of this 75W (mono) power amplifier made ​​a big power amplifiers. Generally, the output power amplifier raised by increasing the number of final transistors in parallel or bridge configuration. Originally the amp using a pair of 2N3055 and MJ2955 transistor at final stage. Now alot of builder using SANKEN 2SC2922 and 2SA1216 for final stage.

This is link of blogger who also write about this amp.

http://elektroarea.blogspot.com/2010/04/rangkaian-150-watt-ocl-amplifier.html

http://zemulyon-infoservis.blogspot.com/

http://elektronikakreatif.blogspot.com/2011/07/cara-mem-bridge-mem-btl-power-ocl.html

http://solfegio.indonesianforum.net/t3477-modif-pa-ocl-150w >> Indonesia’s DIY audio forum

Ronica SC-025, 300W OCL amplifier Kit Version, Produced by Siemcor Electronics Indonesia (source www.audio.circuitlab.org)

And This is my version of  OCL Amplifier 150W (75+75). It’s a stereo amplifier using general component with original value, Except for final stage I use Sanken 2SC2922 and 2SA1216 . All parts to build this amp is easy to get. It cost around USD 12  for the amplifier kit and USD 30  for the power supply.

Since the amp doesn’t have any protection so I use a speaker protector kit to protect my speaker. If there some fault or bad final transistor, OCL amplifier could burn your speaker without mercy because the DC current is flow directly  to your speaker. This protector kit protect from DC current if there any fault at the amp circuit. It’s cost only USD 2, so it does not mean hundreds of dollars compared to the speakers.

To be continue

Musical Fidelity A1

Amplifier komersil yg konon katanya cukup populer di eropa dan negeri paman sam karena suaranya yang “merdu” dan keunikan konfigurasi rangkaiannya. Bisa dibaca-baca referensinya di  http://www.mhennessy1.f9.co.uk/mf_a1/index.htm

Kali ini saya coba rakit dengan komponen stock standar yg ada workshop saya. Kebetulan PCB untuk merakit amplifier ini sdh tersedia hasil pemberian teman yang baik hati. PCB berbahan fiber  buatan dalam negeri merk HANS, cukup cantik dan halus.

Kalau dari referensinya amplifier ini berada di class A, hanya saja tdk semua level berada dikelas A. Arus panjar sekitar 800mA dan tegangan  supply simetrik 25V.

Beberapa modifikasi dilakukan yaitu transistor final 2N3055 dan MJ2955  saat ini menggunakan SANKEN 2sc2922 dan 2SA1216,  diharapkan amplifier lebih handal.

skema Power amplifier musical fidelity A1

Step 1,

Mulungin komponen 

Berhubung tdk ada dana khusus untuk project ini  namun  hasrat untuk megang solder sudah lama dipendam dan tak terbendung lagi, so mulungin komponen pun harus dilakukan.

Step 2

Solder-menyolder 

Bukan sesuatu yg spesial tp sesuatu yg mesti dilakukan dengan teliti dan hati2… Awas asap hitam akibat pemanasan timah solder cukup berbahaya bagi kesehatan. Sebuah air purifier sederhana akan cukup membantu.

Jgn lupa wiring sependek mungkin namun tdk mengurangi sisi estetika atau keindahan perkabelan dan penempatan komponen.

Step 3

Test and Review

Jika pekerjaan solder menyolder sdh selesai, langsung saja kita masuk sesi test. Siapkan alat ukur seadanya, sebuah multitester akan sangat membantu(memang ini senjata satu2nya..hehe). Yakinkan tdk ada perkabelan atau komponen yg salah pasang (jangan sampe keluar jin dari amplifier ini/berasap red).

To be continue,,,

Memperbaiki Koneksi ADSL

ADSL adalah teknologi akses menggunakan kabel tembaga (copper wire). Adsl adalah perkembangan dari teknologi DSL (digital subscriber line) yang pada awalnya digunakan untuk memaksimalkan penggunaan jaringan kabel tembaga yang dimiliki operator telepon PSTN. Adsl kebanyakan digunakan untuk koneksi internet yang menghubungkan pelanggan dengan sentral telepon terdekat (STO).

Kita ketahui bersama bahwa jaringan kabel tembaga adalah teknologi jaman baheula (jadul), bahkan sudah digunakan sebelum ditemukannya telephone oleh Alexander Graham Bell. Di Indonesia sendiri telepon dan telegram sudah ada sejak jaman Belanda. hmm..kebayang kan betapa tua nya kabel2 yang dikubur dijalanan itu, terutama di kota-kota besar. Walaupun selalu ada perawatan tentunya.

Kita mengenal teknologi ADSL digunakan oleh Telkom Indonesia sebagai koneksi akses internet yang berlabel Speedy.Kualitas jaringan speedy sangat bergantung kepada kualitas jaringan kabel tembaga yang digunakan, terminal2 kabel, konektor RJ 11 dan soket2 pendukung koneksi kabel yang digunakan.

Kabel jaringan Telkom sampai kerumah kita umumnya dibagi atas beberapa pembagian yaitu, kabel Primer yang menhubungkan STO dengan rumah kabel (RK), Kabel sekunder yang menghubungkan rumah kabel dengan Kotak distribusi (DP), kabel dropwire yang menghubungkan kotak distribusi dengan kotak terminal batas (KTB),  dan instalasi kabel rumah(IKR) yang menghubungkan KTB dengan pesawat telepon yang juga masih memiliki konektor yaitu kotak Roset dan kabel RJ11.

Interkoneksi di STO dan RK pun terdapat banyak terminal sambungan kabel jumper. Bisa kita bayangkan berapa kemungkinan masalah yang terjadi dari banyaknya sambungan kabel tersebut. Satu sambungan yang bermasalah tentunya akan berakibat koneksi adsl tdk berfungsi dengan baik.

Sebagai pengguna tentunya bukan bagian kita untuk memeriksa semua sambungan tersebut, akan tetapi ada bagian yang bisa kita maksimalkan disisi rumah kita. Sambungan kabel KTB sampai modem adalah sesuatu yang seringkali kita abaikan, bahkan terkadang menjadi biang keladi masalah yang juga sering kita mengkambing hitamkan Telkom atas masalah tsb. So sebagai expert user (Tukul said “yang ndak ndeso”)  sudah seharusnya kita memahami tanggung jawab terhadap jaringan dirumah kita sendiri.

Adapun langkah atau check list yang bisa kita lakukan jika jaringan adsl kita bermasalah adalah :

1. Cek indikator LED pada modem : Pada keadaan normal LED ADSl, LAN dan Internet harus menyala.

-Led adsl  on stabil berarti koneksi adsl ok, klo sering mati berarti adsl bermasalah(point ini yg akan kita cek lebih lanjut)

-led internet harus on yang menandakan username  terhubung dgn BRAS Telkom, kalo mati bisa jd belum bayar tagihan.

-led LAN harus on yang menandakan modem sdh terhubung dgn baik dgn pc atau hub kita.

2. Cek SNR dan attenuasi jaringan. Bisa dilihat pada menu advance.

bersambung men….pegel ngetiknye…

update 6 jan 2012

- SNR yang baik ada diatas 30 , jika dibawah angka 30 dinyatakan kurang layak.

-Line attenuation, dibawah 15db, jika line attenuation diatas 15db maka SNR harus lebih dari 30db.

3. Tentukan QOS. Dalam adsl terdapat qos yaitu UBR dan CBR. Jika nilai SNR dan attenuation kurang baik maka qos baiknya di set CBR agar koneksi adsl lebih stabil. Referensi tentang UBR dan CBR bisa dilihat di wikipedia.

4. Jika koneksi adsl masih kurang baik, ada baiknya anda coba mengganti kabel saluran telepon rumah anda. Kabel pvc bawaan yang  biasa digunakan instalatur tdk selamanya bagus apalagi sudah digunakan sejak lama, apalagi sebelum adsl masuk ke Indonesia. Coba cek sambungan kabel yg ada, sebaiknya dalam kondisi baik dan tdk korosi.

 

 

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.