Semenjak jadi sarana angkutan keluarga, mobil ane yang satu ini beberapa kali minta jajan. Walaupun banyak dihujat, boros, rusak mulu, trus susah klo rusak, hahaha…tetep ini mobil kesayangan ane.
Page ini untuk sharing aja, sengaja ane buat page tersendiri biar gampang updatenya. Ya…This page is dedicated to Blazer fans in Indonesia.
Just info aja Blazer ini Mobil canggih jd perlu user yang canggih….hehehe
Langsung aja…Ni dia parts jajanan Chevy Blazer (SOHC Engine) ane :
(Update tgl 21-nop-2011)
1. Feul Pump
Perangkat ini berfungsi memompa bensin dari dalam tangki sampai ke Feul Injector. Pada mesin sistem injeksi perangkat ini sangat vital.
Satu set Feul pump ini terdiri dari satu unit motor beserta rumah feulpump yang juga terdapat sensor volume bensin. Jika membeli 1 set harganya cukup mahal, namun bisa diganti motornya saja seperti foto ini:
Part ini terakhir ganti saya ganti bulan kemarin 0kt 2011 karena sering ngadat. Info dari temen Klub Blazer merk Falcom paling bagus, namun saya gunakan merk Anam karena konektornya sdh dirubah.
Sebelum ini saya pakai merk Bosch, ga tau asli apa palsu, tp tdk tahan sampai setahun. Merk Falcom sama persis sama bawaan aslinya(original GM), tinggal pasang aja. Sedangkan merk Anan dan Bosch sama konektornya tapi beda konektor dengan aslinya, jadi perlu mengganti konektornya dulu jika motor feulpump masih original.
Oh ya, hati2 ya bro klo beli bensin karena kualitas bensin juga berpengaruh pada ketahanan feulpump. Bensin yang kurang bersih bikin macet motor feulpump.
Feul pump merk anam harganya IDR 475.000 dan Falcom IDR 525.000. Ongkos pasang IDR 200.000 + tips kopi and lunch…(ane panggil montir kerumah). Ayo sapa yang mo nitip beli spareparts?? hehe
2. Ignition Coil
Salah satu part pengapian yang penting ini pernah saya ganti karena 1 port tdk berfungsi (tdk keluar api). Dalam coil ini terdiri dari 2 bagian gulungan kawat dengan 4 keluaran. Disini saya mengganti komponen ini sendiri.
Hati2 mas bro, jangan dulu menghakimi coil sebelum cek pengapian dengan teliti. Cek dengan cabut konektor kabel busi satu persatu, jika salah satu tidak keluar api berarti part coil kemungkinan problem. Tapi jika 2 port tdk keluar api, mungkin probelmnya bukan coil, tp part lain yaitu ICM (ignition control modul). Sebelum itu yakinkan dulu kabel2 busi tdk ada yg bocor atau putus.
Terakhir ganti adalah 1 tahun yang lalu sekitar Nopember 2010. Merk Sudnest (after market ) harganya IDR 450.000. Asli GM IDR 550.000
Perlu sedikit teliti sewaktu pemasangan kabel businya, jangan sampai tertukar urutan kabel businya, karena bisa menyebabkan timing pengapian yg salah. Secara bodohnya, tandai saja tiap kabel dengan spidol dan semacamnya agar pemasangan tidak salah.
Untuk pekerjaan ini sesungguhnya simpel, hanya saja posisi coil blazer agak terhimpit dibagian samping kiri mesin, perlu sedikit kerja keras untuk menggapai bagian ini dengan tangan. Gunakan kunci L untuk membuka baut2nya.
3. ICM (ignition control modul)
Salah satu part pengapian yang sangat penting adalah ICM. Part inilah yang mendrive coil sehingga bisa menghasilkan tegangan tinggi untuk menghasilkan bunga api pada busi. Konfigurasi pengapian Blazer berbeda dengan mobil Jepang seumurannya yang masih menggunakan platina dan distributor.

Contoh diagram konfigurasi pengapian distributor less (Bukan skema Blazer, tp pada prinsipnya sama saja)
Part ini ICM berupa perangkat circuit elektronika hybrid yang berfungsi sebagai switching tegangan tinggi yang terdiri dari transistor, dioda dan komponen pasif yang digabungkan dalam wadah plastik keras, seperti halnya IC hybrid. Oleh karena itu bisa saja dibuat sendiri, hanya saja sedikit sulit menemukan komponen transistor yang bisa digunakan disini.
Gejala jika ICM rusak adalah mesin menggelinjang/ pincang, dan biasanya bau bensin keluar dari knalpot karena banyak bensin yang tdk terbakar. ICM ini terdiri dari dua bagian transistor switching, jika salah satu problem maka 2 port coil tdk akan hidup.
Mengganti ICM sangat mudah karena posisinya yang mudah dijangkau dan soket yang plug n play. Pastikan matikan kunci kontak atau cabut kabel negatif accu sebelum mengganti ICM untuk keamanan. Pemasangan ICM harus menempel dengan pasti pada plat dudukan yg juga berfungsi sebagai pendingin. Gunakan silicon grease pada permukaan ICM dan plat dudukan agar penyerapan panas lebih baik. Kerusakan ICM bisa terjadi karena pemasangan yang kurang baik atau kendor yang menyebakan panas berlebih pada ICM.




mau tanya,mbl blezer mgk.dari busi g keluar p api,setrum pompa bnsn sm g ada
cek aja dulu sikring utamanya om…